Upgrade dari Win7/8 ke Win10

Sudah memasuki tiga hari saya di kantor melakukan upgrading dari Windows 7 dan Windows 8/8.1 ke Windows 10. Lumayan seru juga, semua berjalan tidak semulus yang dipirkan banyak kendala yang saya hadapi terutama kendala Windows itu asalnya bervirus.😆

Belum lagi saya melakukan upgrading Windows tersebut dari internet dan internet yang dipakai di kantor menggunakan Speedy berkecepatan upto 5 Mbps lumayan lama juga. Kalau dilihat dari speed internet menurut saya itu cukup miris, mengapa? Lah, saya sendiri di rumah pakai ISP Firstmedia dengan speed upto 10 Mbps 😆 tapi bagi saya itu tidaklah menjadi masalah. Toh, internet 2 Mbps saja untuk diri sendiri itu sudah cukup. Yang penting bagi saya bisa update Archlinux, ssh VPS dan ngoding itu sudah dapat disyukuri.

Sudah hampir 5 tahun saya di rumah lebih banyak menggunakan GNU/Linux bermigrasi dari Windows, dan hampir jarang di Windows meskipun pada saat itu dualboot maklum belum sepenuhnya bisa meninggalkan kebiasaan lama, dan perlu ditekan juga di sini, bahwa “merubah kebiasaan itu tidaklah mudah” makanya jangan heran kalau banyak orang yang tidak bisa menggunakan GNU/Linux, hemat saya mereka hanya tidak terbiasa saja.

Meski saya dulunya dualboot tapi jarang sekali bahkan hampir tidak pernah menyentuh Windows. Dan baru menyentuh Windows kembali ketika saya bekerja di kantor yang sekarang ini. Beruntung di kantor diberikan kebebasan pengguna OS, mau pakai apapun boleh asalkan kerjaan beres 😆.

Balik ke topik judul mengenai upgrading Windows.Semula upgrade ke Windows 10 ini saya anggap tidaklah perlu, mengapa? Karena Windows 10 ini menurut saya masih terlalu baru, saya pernah bilang bahwa perangkat lunak terbaru belum tentu lebih baik dari yang lama, malah terkadang lebih buruk. Kecuali kalau kita ini developer atau orang yang senang dengan hal-hal baru bolehlah 😁.

Dan kini saya anggap Windows 10 sudah cukup baik untuk digunakan, sekaligus juga katanya Microsoft menutup Windows 8, sebenarnya hal itu menurut saya kesannya adalah pemaksaan agar kita upgrade. Tapi mau bagaimana lagi. Lagi pula saya berfikir panjang mengenai lisensi kedepan, Windows 10 ini kan gratis selamanya jadi saya upgrade semua komputer staff di kantor untuk menggunakan Windows 10.

Berikut ini beberapa saran saya jika Anda ingin upgrading Windows.

  1. Jika Anda menggunakan PC Branded / Laptop yang sudah bundling Windows. Sebelum melakukan upgrade bagusnya menurut saya di factory reset dulu. Mengapa? untuk memastikan bahwa Windows Anda aman dari berbagai virus atau yang lain.
  2. Jika Anda melakukan poin nomor satu, pastikan Anda mencandangkan berkas Anda (backup file) untuk berjaga-jaga saja.
  3. ISO diunduh sekali saja dari laman resmi (web official) Microsoft. Lalu lakukan upgrade dari ISO tersebut di Windows tanpa harus booting atau kegiatan lainya cukup double klik install dan upgrade.

Dan alhamdulillah, akhirnya sekarang semua komputer para staff di Kantor sudah menggunakan Windows 10 semua.

Leave a Reply