Pilih Jekyll atau WordPress?

Sejak kemarin saya bingung mau menentukan Jekyll atau WordPress untuk media blogging di http://mutarjim.web.id 😆. Ya, situs itu memang baru lahir dan baru beberapa yang sudah diisi yakni baru konten statisanya saja. Sambil jalan, untuk konten dinamis seperti tulisan dalam blog saya perlu menentukan mesin apa yang saya gunakan nanti. Ada dua pilihan yakni Jekyll dan WordPress.

WordPress adalah CMS yang memang dikhususkan untuk media blogging mudah dan tinggal pakai saja. Tapi disatu sisi agak ribet terutama masalah backup. Nah, kalau Jekyll mudah dalam backup dan juga fokus pada konten tapi saya sulit karena baru pertama kali belajar.

Ada dua poin menurut saya yang menjadiakan WP itu ribet dibandingkan dengan Jekyll:

  1. Saat dites di localhost.
    Sebenaranya, ini sih, penting-gak-penting. Menjadi penting kalau saya backup di lokal dan menjalankannya. Nah.., untuk backup sih, tidak menjadi masalah. Yang bermasalah itu ketika harus menjalankannya. Kita tahu, bahwa WP menulis URL postingan kita di dalam databasenya, kalau misalnya kita ingin menjalankannya di lokal, harus modif sedikit database nya dan wp-config.php pastinya. Lalu kalau mau diunggah ke hosting lagi, ya.., ubah lagi database dan wp-config.php nya. Lumayan ribet kan?Berbeda dengan Jekyll justru ia dites dulu dilokal baru dinaikkan di hosting tidak perlu konfigurasi lagi dan tidak perlu backup database karena Jekyll ini static web.
  2. Backup harus dua model yakni berkas CMS dan database nya.
    Karena WP itu dynamic web jadi butuh database sebagai media penyimpanan konfigurasi dan postingannya. Kalau Jekyll cuma butuh backup berkasnya saja.

Tapi dari semua itu saya akui WP tetaplah yang terbaik menurut hemat saya. Ditinjau dari segi fitur yang ditawarkan.

Lalu keputusannya?

Keputusannya saya pakai Jekyll untuk Blog di http://mutarjim.web.id atau http://mutarjim.github.io dengan hosting di Github.

Mengapa saya pakai Jekyll dan Github ?

  1. Saya ingin fokus pada konten.
  2. Saya ingin mudah di backup .
  3. Sengaja artikel blog disediakan dalam lumbung terbuka (open / public repository). Jika kita ingin membacanya dalam luring (offline) bisa langsung di clone lalu jalankan Jekyll nya di lokal.

Leave a Reply