Menjalankan Konsep ODOA

Sudah dua hari, saya merekonstruksi situsali.com. Mulai dari mengganti tema, merampingkan struktur kategori, bahkan sampai pada tahap perubahan permalink.

Tujuan direkonstruksi sebetulnya, karena saya ingin menjalankan ODOA (One Day One Article) yang berawal dari Telegram Grup PegeLinux. Ide ODOA ini sebetulnya sudah ada sejak dulu, dan dicetuskan kembali oleh Admin di PegeLinux dan Ngalim Siregar. Idenya sih, sebetulnya bagus “satu hari paling tidak satu artikel ditulis”, namun pelaksanaanya selalu saja terhambat dan tidak semulus konsepnya.

Saya sendiri termasuk orang yang tidak rajin menulis di situsali.com padahal situs tersebut adalah situs andalan saya. Mencoba berfikir, mengapa saya tidak bisa menjalankan ODOA di situsali.com. Hemat saya berikut ini beberapa penyebabnya:

  1. Saya selalu ingin membuat artikel yang sempurna.
    Padahal artikel itu tidak harus selalu sempurna. Hemat saya, kenapa tidak ditulis dulu, baru nanti diperbaiki? Tapi memang dengan cara ini, kelemahanya kualitas artikel menjadi berkurang.
  2. Saya selalu ingin menulis artikel yang panjang.
    Sebelum menulis biasanya saya selalu memulai sedikit pembukaan, nah, terkadang pembukaannya lebih panjang daripada isinya. Terutama dalam hal artikel tutorial, tips-trik. Hemat saya, seharusnya fokus diprakteknya saja. Kalaupun memang ingin diberikan pembukaan cukup beberapa paragraf saja.
  3. Ketika saya menghadapi masalah, saya jarang mendokumentasikanya.
    Beberapa tulisan di situsali.com memang ada sih, yang saya langsung dokumentasikan ketika saya mendapati suatu masalah seperti tulisan: Solusi Gagal Aktivasi Windows 10 OEM.
    Tapi hal itu sangat jarang dilakukan.
  4. Ketika saya membuat draf tulisan saya tidak pernah menuntaskanya, malah berakhir kepada penghapusan draf.
    Ketika ide muncul, biasanya saya langsung menuliskan drafnya di situsali.com. Nah, draf ini terkadang saya biarkan dulu ada, hingga pada akhirnya tidak menuntasknya dan saya hapus.
    Tahun lalu saya memiliki 25 draf tulisan, dan saya hanya menuntaskan 5 tulisan. Selebihnya malah saya hapus. 😁

Sebetulnya, sampai saat ini saya masih merekonstrusi situsali.com, tetapi situs tidak dimatikan atau di maintenance mode. Pikir saya, sambil rekonstruksi, sambil tetap memperbarui artikel demi menjalankan konsep ODOA.

Semoga saya bisa konsisten menjalankan ini. 😁

Perhatian!

Demi kenyamanan bersama, sebelum berkomentar, harap gunakan bahasa yang baik dan benar. Dilarang berkomentar yang dapat memicu pertengkaran dan menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan).

2 Replies to “Menjalankan Konsep ODOA”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *